Kontroversi dari Cincin Pertunangan Kate Middleton

Kontroversi dari Cincin Pertunangan Kate Middleton

7 tahun semenjak keduanya mengikat komitmen suci di Westminster Abbey, pasangan Duke dan Duchess of Cambridge ini masih konsisten menjadi sorotan bagus oleh media Inggris ataupun internasional.

Bagaimana tak, kisah cinta keduanya yang klasik bak film genre komedi romantis membikin dunia masih terlena dengan asmara Pangeran William dan Kate Middleton.

Apalagi sosok Kate Middleton yang acap kali kali dielu-elukan tampil anggun khas ningrat Inggris membikin publik makin tidak tabah menantikan peristiwa mereka memanggilnya dengan sebutan “Ratu Catherine”.

Baca Juga: cincin kawin unik

Di setiap penampilannya di muka publik malahan, kacamata media tidak henti menyoroti ibu tiga buah hati itu ‘from head to toe’, dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Dan publik tentu telah mengerti, salah satu ciri khas penampilan Kate Middleton yaitu cincin bertakhtakan batu safir yang tersemat di jari manis tangan kirinya.

Cincin hal yang demikian yaitu cincin pertunangan yang diberi Pangeran William ketika melamar sahabat kampusnya itu di 2010 lalu. Sampai sekarang, Kate MIddleton tidak pernah tidak hadir menyematkan perhiasan manis hal yang demikian di tiap-tiap penampilannya.

Makin menarik lagi, sebab cincin hal yang demikian yaitu cincin pertunangan yang diberi Pangeran Charles terhadap almarhum Lady Diana Spencer ketika melamarnya pada 1981 lalu.

Melainkan yang paling menarik, terbukti ada kontroversi di balik cincin yang jadi salah satu perhiasan paling familiar di dunia hal yang demikian. Seperti yang dikabarkan oleh web OK! Magazine, kontroversi cincin ini berawal ketika Pangeran Charles melamar eks istrinya, Lady Diana Spencer.

1981, Pangeran Charles menyodorkan sebagian cincin terhadap Lady Diana berakhir mereka bertunangan secara tak legal. Cincin-cincin hal yang demikian yaitu rancangan terbaik dari kios perhiasan terkemukan di Inggris, Garrard & Co. Ya, ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini memang diberikan kebebasan untuk memilih cincin pertunangannya sendiri.

Lalu, opsi Lady Diana terbukti jatuh pada cincin emas putih bertakhtakan batu saphir Ceylon. Diberitakan menjadi kontroversi, terbukti cincin opsi Lady Diana ini masuk ke dalam kelompok ‘stock item’. Artinya, cincin ini tak dipasarkan dalam jumlah terbatas, alias bukan produk eksklusif.

Dengan kata lain, siapa saja yang punya uang dapat menerima cincin hal yang demikian. Inilah yang kemudian menjadi pemicu kontroversi cincin Lady Diana di kalangan Istana.

Meski oleh web Vogue, Lady Diana mendapatkan beraneka kritik berkat cincin alternatifnya ini, tidak terkecuali dari keluarga Kerajaan Inggris.

Diberitakan ditakutkan yaitu sekiranya nantinya bakal ada orang lain yang mengenakan cincin hal yang demikian. Bahkan, harus untuk hal sekelas perhiasan, keluarga Kerajaan Inggris wajib mengenakan barang yang eksklusif.

Melainkan buktinya, Lady Diana konsisten cuek dan konsisten mengenakan cincin saphir hal yang demikian dalam beragam peluang semasa dia menikah dengan Pangeran Charles.

Sesudah Lady Diana bercerai dari Pangeran Charles, Puterinya Orang-orang ini konsisten nampak menerapkannya.

Dalam wawancara pertunangannya 2010 lalu, Kate Middleton menyuarakan bahwa cincin hal yang demikian menjadi jalan baginya untuk konsisten dekat dengan ibu mertua yang tidak pernah dijumpai Duchess of Cambridge hal yang demikian.

Kate Middleton juga menyuarakan bahwa dia akan terus menjaga dan merawat cincin peninggalan ibu dari suaminya itu.

 

Baca Juga: jakarta jewelry store

Penemuan Cincin Emas di Dalam Harta Karun Sriwijaya oleh Warga Palembang

Penemuan Cincin Emas di Dalam Harta Karun Sriwijaya oleh Warga Palembang

Bermodalkan alat pengayak pasir, masyarakat di tepian Sungai Musi mulai berburu harta karun. Mereka yakin manik-manik kuno itu adalah bekas kerajaan Sriwijaya dan mempunyai poin jual tinggi.

Pencarian harta karun kerajaan Sriwijaya yang sudah berumur ratusan tahun itu sekarang mejadi mata pencaharian tambahan. Malah dalam tiap hari mereka bisa mengantongi uang sampai jutaan rupiah.

Baca Juga: cincin kawin

Perburuan harta karun telah terjadi semenjak sebagian bulan lalu. Mulai dari mahkota, kendi, emas sampai uang belanda ikut serta ditemukan di sungai Sekanak yang adalah buah hati sungai Musi ini.

Salah seorang warga, Luci (30) mengaku masyarakat mulai berburu harta karun di sungai Sekanak yang sudah direvitalisasi ini semenjak Juli lalu. Warga mulanya cuma iseng-iseng dan mendapatkan emas sampai cicin permata.

“Mulanya cuma iseng-iseng main di sini, tiba-tiba bisa emas di tanah kerukan alat berat. Besoknya ramai yang berburu dan dapatnya juga banyak, seperti kendi, keris, emas dan uang tahun 1846-1982,” kata Luci dikala berbincang di tepi sungai Sekanak, Rabu (12/9/2018).

Tak cuma itu, Luci menyebut ada pula pemburu harta karun yang menemukan koin berlogo mahkota di masa Kerajaan Sriwijaya. Koin dihargai mahal oleh para kolektor barang antik.

“Lumayan mahal ya, hingga jutaan jika untuk yang koin Sriwijaya. Tapi banyak juga bisa emas dan dapat beli motor dua,” imbuh Luci sembari menampakkan emas lebur 0,5 gram yang ia dapatkan hari ini.

“Untuk emas umumnya untung-untungan, kadang bisa kadang enggak. Namun pasti bisa benda-benda antik dan punya poin jual tinggi. Serendah-rendahnya ya bisa rongsokkan yang dapat di jual,” kata Luci.

Untuk hari ini, Luci cuma berburu harta karun bersama kedua rekannya. Tapi petang hari bisa dipastikan akan banyak masyarakat yang datang.

 

Sumber: https://www.passionjewelry.co.id

Muslihun Berhasil Tempuh Pengajaran Tinggi

muslihun

Kerja Freelance – Muslihun lahir dari keluarga yang mempunyai situasi ekonomi serba terbatas. Mata pencaharian sang ibu cuma berjualan di sebuah kios kecil yang barang dagangannya dibeli utang dari pasar kecil di desa. Kerap kali, dagangan ibunya tak laku, walaupun barang-barang itu semestinya dibayarkan ketika malam harinya. Muslihun senantiasa menyaksikan ibunya dimarahi pemilik barang yang menagih uang pembayaran sebab ibunya tidak kunjung dapat membayar lunas.

Muslihun berguru di kota, butuh ongkos yang lumayan banyak cuma untuk dapat hingga ke sekolah. Kala, ibunya cuma cakap memberinya ongkos untuk berangkat ke sekolah, entah untuk pulang sekolah bagaimana nantinya, Muslihun konsisten berdaya upaya setidakya dia semestinya berangkat ke sekolah. Hingga hasilnya, rezeki Muslihun datang, dia memperoleh beasiswa kategori ekonomi lemah.

Semasa SMA, Muslihun juga berkesempatan mewakili sekolah dalam olimpiade fisika SMA/MA. Dari olimpiade itulah, dia bisa melunasi uang masuk sekolah. Sesudah lulus SMA, dia tidak dapat segera berkuliah sebab tidak adanya tarif. Muslihun berkeinginan tidak berkeinginan semestinya berprofesi lebih dulu. Tahun selanjutnya, dia mencoba mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Diponegoro, tidak dikira namanya terpampang di pengumuman SPMB. Dia dapat berkuliah di jurusan Fisika Universitas Diponegoro.

Melainkan, dia juga kebingungan sebab modalnya belum cukup untuk uang masuk kampus. Untungnya, berkat pertimbangan pihak Undip, Muslihun dibolehkan membayar tarif permulaan masuk kuliah cuma Rp1 juta rupiah dulu dan dapat mengangsur sisanya. Walaupun Rp1 juta mungkin telah terdengar betul-betul rigan bagi orag lain, keluarga Muslihun konsisten semestinya sulit payah memperoleh pinjaman uang Rp1 juta rupiah itu. Walau Muslihun juga memperoleh beasiswa ketika dia berkuliah di Undip, beasiswa itu cuma cukup untuk membayar SPP dan PRKP tiap-tiap semester. Muslihun kerap kali kali dipanggil pihak rektorat sebab tidak kunjung melunasi uang permulaan masuk perkuliahan.

Muslihun bahkan hasilnya lulus dan diwisuda oleh Undip. Ketika acara wisuda, Muslihun tidak kuasa membendung rasa gembira yang membuncah di dadanya. Dia hampir menangis memandang kedatangan kedua orang tuanya karena dia dapat berdiri di daerah itu berkat jerih payah yang sungguh luar awam dan juga doa yang selalu mengalir dari orang tuanya.

 

 

Info Lengkap : https://fastwork.id/

 

Si Difabel Lebih Percaya Diri Dalam Beberapa Hal

anak difabel

Sekolah International Jakarta – Banyak pengaruh positif dari pengajaran luar ruang kepada buah hati-buah hati muda. Seperti tercantum pada riset English Outdoor Council, pengajaran luar ruang atau outdoor activity dapat menumbuhkan sikap kemandirian, lebih percaya diri, mencari jalan keluar dalam menghadapi tantangan, melatih keterampilan interaksi sosial, kapabel berkomunikasi, serta gampang mengikuti keadaan untuk menjalin kerjasama regu. Manfaat pengajaran luar ruang itu bukan hanya untuk buah hati-buah hati muda dengan situasi lahiriah yang normal, tetapi juga untuk mereka yang termasuk remaja difabel.

Hal itu dapat dibeberkan pada peserta program Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa “Merenda Mutiara Nusantara” di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, 15-19 Agustus 2018. Ekspedisi ini yaitu program beasiswa dan pengajaran luar ruang yang dikasih OBI terhadap para pelajar dari bermacam tempat dan latar belakang. Rangkaian kegiatannya mencakup pelatihan berinteraksi dan menginap di kelompok sosial lokal, pendakian dan upacara di Puncak Gunung Parang, berkemah, dan ekspedisi air. “Peserta meniru semua aktivitas ini untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya, kemandirian dan kerjasama regu dalam keberagaman untuk berkontribusi positif kepada pembangunan karakter mereka.

Peristiwa terpentingnya merupakan dikala peserta menjalankan upacara bendera 17 Agustus di puncak Gunung Parang yang tingginya 983 meter di atas permukaan laut,” ujar Wendy Kusumowidagdo, Direktur Eksekutif Outward Bound Indonesia (OBI). Wendy menambahkan, misi program ini merupakan menggalang dana sponsor untuk memberikan peluang para pelajar dari keluarga prasejahtera meniru pengajaran bermacam tipe keterampilan yang dilatih oleh regu ekspedisi. Adapun pemberian beasiswa peserta ekspedisi kali ini didorong oleh Yayasan Helping Hands dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Adi, penyandang tuna netra lulusan angkatan pertama Yayasan Helping Hands mengaku meniru pengajaran luar ruang yang diselenggarakan OBI sudah merubah hidupnya. Mulanya, ia seorang yang pengecut. “Sebelum meniru aktivitas luar ruang ini aku memang pengecut. Untuk keluar rumah saja takut, tetapi kini aku tahu bahwa banyak hal dapat aku lakukan. Aku kini telah jadi guru angklung untuk penyandang tuna rungu, malahan berani snorkeling di perairan Pulau Komodo, pokonya banyak deh,” kata Adi, sembari ngakak.

 

 

 

Artikel Lainnya : Sekolah Internasional Di Jakarta

Pandangan Besar di Balik Kesederhanaan Buku ‘Ini Budi’ dari Siti Rahmani

Karenanya, jadilah Budi beserta bapak dan ibunya menjadi populer dan ikonik bagi buah hati-buah hati Indonesia 80-90-an. Tidak hanya itu, Siti jugalah yang membikin gambaran Budi dan ibu-bapaknya itu dalam buku pembelajaran membaca. Dikala itu, sekitar tahun 1980-an, Siti, berdasarkan Karmeni Rauf sang putri, menyanggupi membikin buku sistem baca beserta ilustrasinya sebab mendapatkan proyek dari Kementerian Pengajaran. Cara yang dijadikan Siti, disebut Eni – sapaan Karmeni Rauf- yakni sistem Struktur Analitik Sintesa (SAS) yang layak dengan gaya belajar buah hati umur 6-7 tahun.

“Jadi ibu aku yang punya konsep sebagai otak pembuat alat peraga. Ia menggambar cocok strukturnya. “Ini Budi” itu kan pembelajarannya menurut struktur keluarga. Jadi diajarinya juga dengan sistem belajar sambil bermain,” terang Eni ketika berbincang dengan detikcom di kediaman ibundanya, Petamburan.

“Jadi ‘ini bapak Budi, ini ibu Budi’ ini kalimat. Nanti kalimat itu dipenggal menjadi satu kata per kata. ‘Ini’ sendiri ‘Budi’ sendiri ‘Bapak’ sendiri. Dari kata dipenggal lagi menjadi suku kata. Itu yang dijadikan ibu aku,” imbuhnya.

Eni kemudian menerangkan seputar konsep belajar dan bermain dalam sistem SAS. Di dalam kelas, buah hati tak diizinkan cuma membisu memperdengarkan guru, tapi si buah hati juga diajak untuk bermain membentuk kata.

‘Ini Budi’ itu membikin buah hati bermain, ada kartu kalimat, nanti buah hatinya diperintah ambil mana kata “Ini Budi” nanti direkatkan di papan tulis. Itulah pelajaran sistem SAS” tutur ia.

Eni menerangkan, saat buah hati kelas 1 SD dididik sistem seperti itu mereka lebih gampang mendapatkan pembelajaran. Si-buah hati dirasakannya lebih pesat untuk dapat membaca, Guru-guru malahan juga merasa terbantu.

“Cara ini memudahkan guru dan mengaktifkan buah hati untuk berkegiatan, mencari kartu kalimat, tempel, balik lagi. Jadi aktif, buah hati nggak pasif. Si bukan duduk membisu catat dengar saja. Itu kelebihan sistem SAS,” tutur Eni.

Buku dengan sistem baca “Ini Budi” sekarang memang tidak diterapkan lagi dalam kurikulum SD. Eni yang juga guru Sekolah Dasar ini sekarang prihatin bahwa buah hati-buah hati kini telah dapat baca-tulis-hitung kala masuk SD.

 

 

Baca Juga : https://www.passionjewelry.co.id/news-detail/cincin-tunangan

Profesi Apaan Sih yang Paling Diimpikan Wanita?

Kerja Sampingan – Ada sebagian profesi yang dapat diseriusi wanita untuk menambah penghasilan di tahun ini. Apa sajakah itu?

Profesi wanita

Sesudah menikah, bukan berarti wanita tak boleh berkarier. Dikala ada saling pengertian antara suami dan istri, karier bukan hambatan dalam mengasuh dan mengajar si kecil. Asal dapat mengendalikan waktu, urusan rumah tangga dan profesi dapat berjalan berimbang.

Nah, tahun ini ada tiga usaha/profesi yang diperkirakan menjadi sorotan berdasarkan Yuni Lasti Faulinda, seorang konsultan karier yang disitat dari Mom & Kiddie. Apa saja?

Kursus Bahasa Indonesia

Para pemimpin ASEAN sependapat menyusun pasar tunggal di Wilayah Asia Tenggara pada akhir 2015. Berarti pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diawali pada 2016. Dengan adanya hal ini, perdagangan yang ada di wilayah Asia Tenggara dengan gampang berjalan tanpa adanya prasyarat-prasyarat atau pungutan yang menyulitkan. Pun, orang Thailand dapat melamar profesi di mini market dengan gampang layaknya warna negara Indonesia, seperti itu malahan sebaliknya. Karenanya, membuka kursus bahasa Indonesia betul-betul berpotensi menjadi suatu profesi bagi ibu rumah tangga untuk menyambut MEA.

Trainner atau Psikolog

Menjadi seorang trainner atau psikolog yaitu bidang profesi yang akan popularitas di tahun depan. Bidang profesi ini dirasa betul-betul penting guna melatih atau mempersiapkan diri karyawan supaya lebih mandiri, juga bendung banting seandainya memang seharusnya terjun sebagai enterpreneur. Hal ini disebabkan sebab perlambatan perkembangan ekonomi, karenanya kesempatan lapangan kerja yang ada akan menurun.

Konsultan

Bidang profesi ini bersifat pekerja paruh waktu dan tanpa keterikatan dari kedua belah pihak. Memandang kondisi ekonomi kini ini yang sedang tak menentu, karenanya cara kekerabatan kerja pekerja paruh waktu ini akan memperkecil risiko perusahaan.

 

 

Baca Juga : Cara Kerja Online Di Indonesia