Monthly Archives: August 2018

Muslihun Berhasil Tempuh Pengajaran Tinggi

muslihun

Kerja Freelance – Muslihun lahir dari keluarga yang mempunyai situasi ekonomi serba terbatas. Mata pencaharian sang ibu cuma berjualan di sebuah kios kecil yang barang dagangannya dibeli utang dari pasar kecil di desa. Kerap kali, dagangan ibunya tak laku, walaupun barang-barang itu semestinya dibayarkan ketika malam harinya. Muslihun senantiasa menyaksikan ibunya dimarahi pemilik barang yang menagih uang pembayaran sebab ibunya tidak kunjung dapat membayar lunas.

Muslihun berguru di kota, butuh ongkos yang lumayan banyak cuma untuk dapat hingga ke sekolah. Kala, ibunya cuma cakap memberinya ongkos untuk berangkat ke sekolah, entah untuk pulang sekolah bagaimana nantinya, Muslihun konsisten berdaya upaya setidakya dia semestinya berangkat ke sekolah. Hingga hasilnya, rezeki Muslihun datang, dia memperoleh beasiswa kategori ekonomi lemah.

Semasa SMA, Muslihun juga berkesempatan mewakili sekolah dalam olimpiade fisika SMA/MA. Dari olimpiade itulah, dia bisa melunasi uang masuk sekolah. Sesudah lulus SMA, dia tidak dapat segera berkuliah sebab tidak adanya tarif. Muslihun berkeinginan tidak berkeinginan semestinya berprofesi lebih dulu. Tahun selanjutnya, dia mencoba mendaftar seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Diponegoro, tidak dikira namanya terpampang di pengumuman SPMB. Dia dapat berkuliah di jurusan Fisika Universitas Diponegoro.

Melainkan, dia juga kebingungan sebab modalnya belum cukup untuk uang masuk kampus. Untungnya, berkat pertimbangan pihak Undip, Muslihun dibolehkan membayar tarif permulaan masuk kuliah cuma Rp1 juta rupiah dulu dan dapat mengangsur sisanya. Walaupun Rp1 juta mungkin telah terdengar betul-betul rigan bagi orag lain, keluarga Muslihun konsisten semestinya sulit payah memperoleh pinjaman uang Rp1 juta rupiah itu. Walau Muslihun juga memperoleh beasiswa ketika dia berkuliah di Undip, beasiswa itu cuma cukup untuk membayar SPP dan PRKP tiap-tiap semester. Muslihun kerap kali kali dipanggil pihak rektorat sebab tidak kunjung melunasi uang permulaan masuk perkuliahan.

Muslihun bahkan hasilnya lulus dan diwisuda oleh Undip. Ketika acara wisuda, Muslihun tidak kuasa membendung rasa gembira yang membuncah di dadanya. Dia hampir menangis memandang kedatangan kedua orang tuanya karena dia dapat berdiri di daerah itu berkat jerih payah yang sungguh luar awam dan juga doa yang selalu mengalir dari orang tuanya.

 

 

Info Lengkap : https://fastwork.id/

 

Si Difabel Lebih Percaya Diri Dalam Beberapa Hal

anak difabel

Sekolah International Jakarta – Banyak pengaruh positif dari pengajaran luar ruang kepada buah hati-buah hati muda. Seperti tercantum pada riset English Outdoor Council, pengajaran luar ruang atau outdoor activity dapat menumbuhkan sikap kemandirian, lebih percaya diri, mencari jalan keluar dalam menghadapi tantangan, melatih keterampilan interaksi sosial, kapabel berkomunikasi, serta gampang mengikuti keadaan untuk menjalin kerjasama regu. Manfaat pengajaran luar ruang itu bukan hanya untuk buah hati-buah hati muda dengan situasi lahiriah yang normal, tetapi juga untuk mereka yang termasuk remaja difabel.

Hal itu dapat dibeberkan pada peserta program Ekspedisi Bhinneka Bagi Bangsa “Merenda Mutiara Nusantara” di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, 15-19 Agustus 2018. Ekspedisi ini yaitu program beasiswa dan pengajaran luar ruang yang dikasih OBI terhadap para pelajar dari bermacam tempat dan latar belakang. Rangkaian kegiatannya mencakup pelatihan berinteraksi dan menginap di kelompok sosial lokal, pendakian dan upacara di Puncak Gunung Parang, berkemah, dan ekspedisi air. “Peserta meniru semua aktivitas ini untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya, kemandirian dan kerjasama regu dalam keberagaman untuk berkontribusi positif kepada pembangunan karakter mereka.

Peristiwa terpentingnya merupakan dikala peserta menjalankan upacara bendera 17 Agustus di puncak Gunung Parang yang tingginya 983 meter di atas permukaan laut,” ujar Wendy Kusumowidagdo, Direktur Eksekutif Outward Bound Indonesia (OBI). Wendy menambahkan, misi program ini merupakan menggalang dana sponsor untuk memberikan peluang para pelajar dari keluarga prasejahtera meniru pengajaran bermacam tipe keterampilan yang dilatih oleh regu ekspedisi. Adapun pemberian beasiswa peserta ekspedisi kali ini didorong oleh Yayasan Helping Hands dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Adi, penyandang tuna netra lulusan angkatan pertama Yayasan Helping Hands mengaku meniru pengajaran luar ruang yang diselenggarakan OBI sudah merubah hidupnya. Mulanya, ia seorang yang pengecut. “Sebelum meniru aktivitas luar ruang ini aku memang pengecut. Untuk keluar rumah saja takut, tetapi kini aku tahu bahwa banyak hal dapat aku lakukan. Aku kini telah jadi guru angklung untuk penyandang tuna rungu, malahan berani snorkeling di perairan Pulau Komodo, pokonya banyak deh,” kata Adi, sembari ngakak.

 

 

 

Artikel Lainnya : Sekolah Internasional Di Jakarta

Pandangan Besar di Balik Kesederhanaan Buku ‘Ini Budi’ dari Siti Rahmani

Karenanya, jadilah Budi beserta bapak dan ibunya menjadi populer dan ikonik bagi buah hati-buah hati Indonesia 80-90-an. Tidak hanya itu, Siti jugalah yang membikin gambaran Budi dan ibu-bapaknya itu dalam buku pembelajaran membaca. Dikala itu, sekitar tahun 1980-an, Siti, berdasarkan Karmeni Rauf sang putri, menyanggupi membikin buku sistem baca beserta ilustrasinya sebab mendapatkan proyek dari Kementerian Pengajaran. Cara yang dijadikan Siti, disebut Eni – sapaan Karmeni Rauf- yakni sistem Struktur Analitik Sintesa (SAS) yang layak dengan gaya belajar buah hati umur 6-7 tahun.

“Jadi ibu aku yang punya konsep sebagai otak pembuat alat peraga. Ia menggambar cocok strukturnya. “Ini Budi” itu kan pembelajarannya menurut struktur keluarga. Jadi diajarinya juga dengan sistem belajar sambil bermain,” terang Eni ketika berbincang dengan detikcom di kediaman ibundanya, Petamburan.

“Jadi ‘ini bapak Budi, ini ibu Budi’ ini kalimat. Nanti kalimat itu dipenggal menjadi satu kata per kata. ‘Ini’ sendiri ‘Budi’ sendiri ‘Bapak’ sendiri. Dari kata dipenggal lagi menjadi suku kata. Itu yang dijadikan ibu aku,” imbuhnya.

Eni kemudian menerangkan seputar konsep belajar dan bermain dalam sistem SAS. Di dalam kelas, buah hati tak diizinkan cuma membisu memperdengarkan guru, tapi si buah hati juga diajak untuk bermain membentuk kata.

‘Ini Budi’ itu membikin buah hati bermain, ada kartu kalimat, nanti buah hatinya diperintah ambil mana kata “Ini Budi” nanti direkatkan di papan tulis. Itulah pelajaran sistem SAS” tutur ia.

Eni menerangkan, saat buah hati kelas 1 SD dididik sistem seperti itu mereka lebih gampang mendapatkan pembelajaran. Si-buah hati dirasakannya lebih pesat untuk dapat membaca, Guru-guru malahan juga merasa terbantu.

“Cara ini memudahkan guru dan mengaktifkan buah hati untuk berkegiatan, mencari kartu kalimat, tempel, balik lagi. Jadi aktif, buah hati nggak pasif. Si bukan duduk membisu catat dengar saja. Itu kelebihan sistem SAS,” tutur Eni.

Buku dengan sistem baca “Ini Budi” sekarang memang tidak diterapkan lagi dalam kurikulum SD. Eni yang juga guru Sekolah Dasar ini sekarang prihatin bahwa buah hati-buah hati kini telah dapat baca-tulis-hitung kala masuk SD.

 

 

Baca Juga : https://www.passionjewelry.co.id/news-detail/cincin-tunangan

Profesi Apaan Sih yang Paling Diimpikan Wanita?

Kerja Sampingan – Ada sebagian profesi yang dapat diseriusi wanita untuk menambah penghasilan di tahun ini. Apa sajakah itu?

Profesi wanita

Sesudah menikah, bukan berarti wanita tak boleh berkarier. Dikala ada saling pengertian antara suami dan istri, karier bukan hambatan dalam mengasuh dan mengajar si kecil. Asal dapat mengendalikan waktu, urusan rumah tangga dan profesi dapat berjalan berimbang.

Nah, tahun ini ada tiga usaha/profesi yang diperkirakan menjadi sorotan berdasarkan Yuni Lasti Faulinda, seorang konsultan karier yang disitat dari Mom & Kiddie. Apa saja?

Kursus Bahasa Indonesia

Para pemimpin ASEAN sependapat menyusun pasar tunggal di Wilayah Asia Tenggara pada akhir 2015. Berarti pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diawali pada 2016. Dengan adanya hal ini, perdagangan yang ada di wilayah Asia Tenggara dengan gampang berjalan tanpa adanya prasyarat-prasyarat atau pungutan yang menyulitkan. Pun, orang Thailand dapat melamar profesi di mini market dengan gampang layaknya warna negara Indonesia, seperti itu malahan sebaliknya. Karenanya, membuka kursus bahasa Indonesia betul-betul berpotensi menjadi suatu profesi bagi ibu rumah tangga untuk menyambut MEA.

Trainner atau Psikolog

Menjadi seorang trainner atau psikolog yaitu bidang profesi yang akan popularitas di tahun depan. Bidang profesi ini dirasa betul-betul penting guna melatih atau mempersiapkan diri karyawan supaya lebih mandiri, juga bendung banting seandainya memang seharusnya terjun sebagai enterpreneur. Hal ini disebabkan sebab perlambatan perkembangan ekonomi, karenanya kesempatan lapangan kerja yang ada akan menurun.

Konsultan

Bidang profesi ini bersifat pekerja paruh waktu dan tanpa keterikatan dari kedua belah pihak. Memandang kondisi ekonomi kini ini yang sedang tak menentu, karenanya cara kekerabatan kerja pekerja paruh waktu ini akan memperkecil risiko perusahaan.

 

 

Baca Juga : Cara Kerja Online Di Indonesia

Perusahaan Ini Membuat Teknologi Agar Air Laut Bisa Diminum

Perusahaan Ini Membuat Teknologi Agar Air Laut Bisa Diminum

Para ilmuwan sudah mengoptimalkan macam saringan air baru yang malahan dapat membikin air laut yang tercemar malahan bisa diminum. Wow! Dimaksimalkan oleh peneliti di Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO), saringan ini menerapkan macam graphene dan diketahui dengan nama ‘Graphair’ yang terbuat dari minyak kedelai.

Graphene sendiri sering kali disebut-ucap sebagai ‘bahan ajaib’ yang mempunyai tenaga hingga 200 kali lebih kuat dari baja terkuat sekalipun dan yakni konduktor listrik lebih bagus dari pada tembaga.

Baca Juga: Perusahaan Ini Menjual Teknologi Filter Air  Masa Kini!

Saringan, yang menerapkan lapisan tipis Graphair ini, berprofesi berkat nanochannels mikroskopis yang memungkinkan molekul air melaluinya melainkan menciptakan polutan dengan molekul yang lebih besar.
Mengesankan, para periset menemukan bahwa dia cakap mengeblok 99 persen kontaminan.

“Hampir sepertiga dari populasi dunia, sekitar 2,1 miliar orang, tak mempunyai air minum yang bersih dan aman,” kata pemimpin penulis Dr Dong Han Seo. “Hasilnya, jutaan, kebanyakan buah hati-buah hati, meninggal sebab penyakit yang berkaitan dengan pasokan air, sanitasi dan kebersihan yang tak memadai tiap tahunnya.”

“Di Graphair, kami sudah menemukan saringan total untuk pemurnian air, ini dapat menggantikan pengerjaan rumit, memakan waktu dan multi tahap yang diperlukan dikala ini dengan satu langkah.”

Luar lazim! Semoga berhasil untuk para peneliti, sebab dengan adanya saringan ini akan cakap menolong banyak orang yang memerlukan.

Sumber: http://hydromart.co.id/

Besarnya Peluang Bisnis Digital di Indonesia, Raksasa StartUp Bisa Jadi Contohnya

Besarnya Peluang Bisnis Digital di Indonesia, Raksasa StartUp Bisa Jadi Contohnya

“Ekspansi dahulu, untung kemudian” merupakan salah satu ciri khas konsep pertumbuhan bisnis dari perusahaan rintisan alias startup. Tak seperti konsep bisnis perusahaan konvensional pada lazimnya yang melulu konsentrasi untuk mengejar keuntungan, popularitas yang berkembang bagi startup dikala ini merupakan popularitas merugi tapi terus mengejar ekspansi. Kenapa demikian? Memandang pertama yang dikejar merupakan valuasi.

Indonesia saaat ini mempunyai 4 startup “Unicorn” yang menjadi raksasa bisnis baru di negara dengan populasi lebih dari 260 juta jiwa ini. Unicorn hal yang demikian terbagi dalam 3 variasi industri, adalah GO-JEK yang menguasai sektor transportasi, kemudian ada Tokopedia dan Bukalapak sebagai marketplace memberikan solusi berbelanja tanpa menyita waktu dan daya, serta bagi masyarakat yang gemar pelesir benar-benar dimanjakan dengan absensi Traveloka. Berawal dari sebuah konsep, kemudian merangkak tumbuh sebagai startup, sampai sekarang mereka kapabel menjadi korporasi dengan skor valuasi di atas 1 miliar USD atau lebih dari 13 triliun rupiah.

Kesuksesan perusahaan startup Unicorn ini tentu tidak luput dari derasnya gelontoran dana fantastis dari modal ventura. Mempunyai contoh bisnis dan konsep brilliant, startup unicorn milik buah hati bangsa ini berhasil menjadi primadona para pemodal untuk menggelontorkan dana, secara khusus bagi para pemodal asing. Hasil riset Google yang dirilis pada akhir 2017 malahan menampakkan bahwa skor investasi di bidang startup teknologi di Indonesia menempati urutan ketiga terbesar sesudah sektor migas, dengan sempurna investasi yang masuk berjumlah Rp 40 triliun pada jangka waktu Januari sampai Agustus 2017.

Baca Juga: advertising agency jakarta

Apabila ditelisik, GO-JEK seumpama yang sukses menjadi “Unicorn” pertama di Indonesia sesudah 6 tahun berdiri. Sepak hempas GO-JEK kian berkilau dikala GO-JEK mendapatkan pendanaan senilai $550 juta, pada Agustus 2016, dari konsorsium 8 pemodal yang digawangi oleh Sequoia Capital dan Warbrug. Sesudah itu, GO-JEK berhasil mendapatkan suntikan dana tambahan senilai $1,2 miliar dari Tencent Holding dan JD.com pada 2017.

Memandang ini yang membikin sempurna pendanaan yang berhasil diraih GO-JEK berada di angka $1,75 miliar, skor valuasi terbesar di antara empat “Unicorn” Indonesia. Tokopedia menyusul menyandang gelar “Unicorn” sesudah mendapatkan pendanaan senilai $1,347 miliar. Jumlah yang dijabarkan oleh website crunchbase.com ini mencatatkan investasi terbesar datang dari Alibaba pada Agustus 2017, dengan angka senilai $1,1 miliar.

Traveloka berada pada urutan ketiga sebagai startup asal Indonesia yang sukses menjelma menjadi “Unicorn”. Platform penyedia layanan karcis online ini sukses menarik perhatian Expedia, layanan sejenis yang populer di luar negeri, yang mengucurkan dana senilai $350 juta pada Juli 2017.  Tambahan dana baru ini menggenapkan sempurna pendanaan untuk Traveloka menjadi $500 juta dalam setahun terakhir dan sukses mengantarkan Traveloka sebagai korporasi dengan valuasi di atas 1 miliar USD.

Disupport angka hal yang demikian, investasi yang masuk pada startup Indonesia, yang didominasi oleh pemain asing, menampakkan bahwa para pemodal masih percaya pada situasi ekonomi makro Indonesia. Ari Adil seorang Independent Wealth Management Advisor serta Co-Founder and Managing Partner Jagartha Advisors yang ikut serta melihat fenomena masuknya dana fantastis dari asing pada startup Indonesia mengukur bahwa para pemodal asing benar-benar akurat dan jeli dalam mengamati konsep bisnis yang diusung para startup.

“Investor oleh stabilitas makroekonomi, demografi, dan penetrasi pengguna dunia online yang meningkat menempuh 54%, menciptakan adanya kans besar dalam pertumbuhan ekonomi komputerisasi di Indonesia. Baik asing dalam hal ini mengamati pangsa pasar yang semacam itu besar di Indonesia bagi pertumbuhan bisnis startup ­hal yang demikian, sehingga startup Unicorn ini mendapatkan skor yang benar-benar bagus di mata asing,” pungkas Ari.

Lebih lanjut, Ari menambahkan bahwa fenomena sharing economy yang ditawarkan startup “Unicorn” di Indonesia disinyalir menjadi elemen pemicu utama masuknya dana investasi asing yang fantastis. Seketika GO-JEK,

Tokopedia, Bukalapak, ataupun Traveloka mengembangkan konsep one berhenti solution dalam satu aplikasi. “Mereka (startup Unicorn) tak mempunyai aset seperti perusahaan konvensional pada lazimnya. Startup hal yang demikian menyediakan aplikasi yang berkhasiat bukan cuma bagi pengguna tapi bagi mereka yang mempunyai aset seperti motor, kendaraan beroda empat, produk, dan absensi startup ini kapabel menjembatani gap di antara ini,” terang Ari.

Namun pertanyaan berikutnya, apakah cuma pemodal asing yang kapabel menjadi motor pemrakarsa kesuksesan startup Unicorn Indonesia? Google merilis hasil risetnya bahwa dari segi kuantitas deal investasi startup di Indonesia masih dikontrol oleh pemodal lokal. Membutuhkan secara value, masih didominasi oleh pemodal asing. Sebagai seorang pemerhati keuangan dan financial advisor, Ari mengamati sebagian kecenderungan pemodal lokal yang menyebabkan fenomena ini:

1. Masih banyak ladang investasi di Indonesia

Tak banyaknya pemodal lokal yang berinvestasi di startup unicorn bukan sebab mereka tak mempunyai dana. Secara pemodal lokal mempunyai dana besar, dan di Indonesia masih menyediakan banyaknya ladang investasi menarik lainnya, seperti properti, emas, pertambangan, perkebunan tanah, properti, emas, malahan pertambangan dan perkebunan bahkan masih menjanjikan di Indonesia.

2. Dibutuhkan adanya vehicle yang pas

Di negara lain pemodal bisa berinvestasi di perusahaan start up via produk investasi sebagai vehicle yang tak jarang disebut Venture Capital dimana produk hal yang demikian dikelola oleh Manajer Investasi yang berpengalaman. Untuk lebih memberikan jalan masuk yang luas terhadap pemodal lokal di Indonesia untuk berinvestasi di perusahaan startup diperlukan terobosan aturan untuk bisa menyediakan vehicle yang pas bagi pemodal lokal.

3. Meskipun insentif pajak

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sudah memberi masukan insentif pengurangan pajak bagi pemberi modal usaha rintisan (startup) di Indonesia. Memandang ini akan benar-benar bagus mengingat akan terdorongnya iklim investasi bagi startup dengan adanya kebijakan fiskal dan tax incentive.

4. Terbatasnya pengetahuan mengenai bisnis startup

Negara asal para pemodal asing seperti Amerika dan China telah semenjak 20 tahun akrab dan belajar perihal bisnis startup, malahan lebih lama untuk Amerika. Sebagian startup di Indonesia baru berkembang dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

bagi para pemodal lokal untuk berinvestasi pada startup Unicorn Indonesia masih tersedia.  apabila startup ­hal yang demikian mempertimbangkan untuk melantai di bursa saham Indonesia. Peran, dukungan, dan kolaborasi dari banyak pihak termasuk swasta dan pemerintah benar-benar diperlukan guna mencetak pemodal lokal yang menjadi raja sepenuhnya bagi startup – startup Unicorn asal Indonesia.

Baca Juga: digital agency jakarta