Pandangan Besar di Balik Kesederhanaan Buku ‘Ini Budi’ dari Siti Rahmani

Karenanya, jadilah Budi beserta bapak dan ibunya menjadi populer dan ikonik bagi buah hati-buah hati Indonesia 80-90-an. Tidak hanya itu, Siti jugalah yang membikin gambaran Budi dan ibu-bapaknya itu dalam buku pembelajaran membaca. Dikala itu, sekitar tahun 1980-an, Siti, berdasarkan Karmeni Rauf sang putri, menyanggupi membikin buku sistem baca beserta ilustrasinya sebab mendapatkan proyek dari Kementerian Pengajaran. Cara yang dijadikan Siti, disebut Eni – sapaan Karmeni Rauf- yakni sistem Struktur Analitik Sintesa (SAS) yang layak dengan gaya belajar buah hati umur 6-7 tahun.

“Jadi ibu aku yang punya konsep sebagai otak pembuat alat peraga. Ia menggambar cocok strukturnya. “Ini Budi” itu kan pembelajarannya menurut struktur keluarga. Jadi diajarinya juga dengan sistem belajar sambil bermain,” terang Eni ketika berbincang dengan detikcom di kediaman ibundanya, Petamburan.

“Jadi ‘ini bapak Budi, ini ibu Budi’ ini kalimat. Nanti kalimat itu dipenggal menjadi satu kata per kata. ‘Ini’ sendiri ‘Budi’ sendiri ‘Bapak’ sendiri. Dari kata dipenggal lagi menjadi suku kata. Itu yang dijadikan ibu aku,” imbuhnya.

Eni kemudian menerangkan seputar konsep belajar dan bermain dalam sistem SAS. Di dalam kelas, buah hati tak diizinkan cuma membisu memperdengarkan guru, tapi si buah hati juga diajak untuk bermain membentuk kata.

‘Ini Budi’ itu membikin buah hati bermain, ada kartu kalimat, nanti buah hatinya diperintah ambil mana kata “Ini Budi” nanti direkatkan di papan tulis. Itulah pelajaran sistem SAS” tutur ia.

Eni menerangkan, saat buah hati kelas 1 SD dididik sistem seperti itu mereka lebih gampang mendapatkan pembelajaran. Si-buah hati dirasakannya lebih pesat untuk dapat membaca, Guru-guru malahan juga merasa terbantu.

“Cara ini memudahkan guru dan mengaktifkan buah hati untuk berkegiatan, mencari kartu kalimat, tempel, balik lagi. Jadi aktif, buah hati nggak pasif. Si bukan duduk membisu catat dengar saja. Itu kelebihan sistem SAS,” tutur Eni.

Buku dengan sistem baca “Ini Budi” sekarang memang tidak diterapkan lagi dalam kurikulum SD. Eni yang juga guru Sekolah Dasar ini sekarang prihatin bahwa buah hati-buah hati kini telah dapat baca-tulis-hitung kala masuk SD.

 

 

Baca Juga : https://www.passionjewelry.co.id/news-detail/cincin-tunangan