Monthly Archives: September 2018

Kontroversi dari Cincin Pertunangan Kate Middleton

Kontroversi dari Cincin Pertunangan Kate Middleton

7 tahun semenjak keduanya mengikat komitmen suci di Westminster Abbey, pasangan Duke dan Duchess of Cambridge ini masih konsisten menjadi sorotan bagus oleh media Inggris ataupun internasional.

Bagaimana tak, kisah cinta keduanya yang klasik bak film genre komedi romantis membikin dunia masih terlena dengan asmara Pangeran William dan Kate Middleton.

Apalagi sosok Kate Middleton yang acap kali kali dielu-elukan tampil anggun khas ningrat Inggris membikin publik makin tidak tabah menantikan peristiwa mereka memanggilnya dengan sebutan “Ratu Catherine”.

Baca Juga: cincin kawin unik

Di setiap penampilannya di muka publik malahan, kacamata media tidak henti menyoroti ibu tiga buah hati itu ‘from head to toe’, dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Dan publik tentu telah mengerti, salah satu ciri khas penampilan Kate Middleton yaitu cincin bertakhtakan batu safir yang tersemat di jari manis tangan kirinya.

Cincin hal yang demikian yaitu cincin pertunangan yang diberi Pangeran William ketika melamar sahabat kampusnya itu di 2010 lalu. Sampai sekarang, Kate MIddleton tidak pernah tidak hadir menyematkan perhiasan manis hal yang demikian di tiap-tiap penampilannya.

Makin menarik lagi, sebab cincin hal yang demikian yaitu cincin pertunangan yang diberi Pangeran Charles terhadap almarhum Lady Diana Spencer ketika melamarnya pada 1981 lalu.

Melainkan yang paling menarik, terbukti ada kontroversi di balik cincin yang jadi salah satu perhiasan paling familiar di dunia hal yang demikian. Seperti yang dikabarkan oleh web OK! Magazine, kontroversi cincin ini berawal ketika Pangeran Charles melamar eks istrinya, Lady Diana Spencer.

1981, Pangeran Charles menyodorkan sebagian cincin terhadap Lady Diana berakhir mereka bertunangan secara tak legal. Cincin-cincin hal yang demikian yaitu rancangan terbaik dari kios perhiasan terkemukan di Inggris, Garrard & Co. Ya, ibu dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini memang diberikan kebebasan untuk memilih cincin pertunangannya sendiri.

Lalu, opsi Lady Diana terbukti jatuh pada cincin emas putih bertakhtakan batu saphir Ceylon. Diberitakan menjadi kontroversi, terbukti cincin opsi Lady Diana ini masuk ke dalam kelompok ‘stock item’. Artinya, cincin ini tak dipasarkan dalam jumlah terbatas, alias bukan produk eksklusif.

Dengan kata lain, siapa saja yang punya uang dapat menerima cincin hal yang demikian. Inilah yang kemudian menjadi pemicu kontroversi cincin Lady Diana di kalangan Istana.

Meski oleh web Vogue, Lady Diana mendapatkan beraneka kritik berkat cincin alternatifnya ini, tidak terkecuali dari keluarga Kerajaan Inggris.

Diberitakan ditakutkan yaitu sekiranya nantinya bakal ada orang lain yang mengenakan cincin hal yang demikian. Bahkan, harus untuk hal sekelas perhiasan, keluarga Kerajaan Inggris wajib mengenakan barang yang eksklusif.

Melainkan buktinya, Lady Diana konsisten cuek dan konsisten mengenakan cincin saphir hal yang demikian dalam beragam peluang semasa dia menikah dengan Pangeran Charles.

Sesudah Lady Diana bercerai dari Pangeran Charles, Puterinya Orang-orang ini konsisten nampak menerapkannya.

Dalam wawancara pertunangannya 2010 lalu, Kate Middleton menyuarakan bahwa cincin hal yang demikian menjadi jalan baginya untuk konsisten dekat dengan ibu mertua yang tidak pernah dijumpai Duchess of Cambridge hal yang demikian.

Kate Middleton juga menyuarakan bahwa dia akan terus menjaga dan merawat cincin peninggalan ibu dari suaminya itu.

 

Baca Juga: jakarta jewelry store

Penemuan Cincin Emas di Dalam Harta Karun Sriwijaya oleh Warga Palembang

Penemuan Cincin Emas di Dalam Harta Karun Sriwijaya oleh Warga Palembang

Bermodalkan alat pengayak pasir, masyarakat di tepian Sungai Musi mulai berburu harta karun. Mereka yakin manik-manik kuno itu adalah bekas kerajaan Sriwijaya dan mempunyai poin jual tinggi.

Pencarian harta karun kerajaan Sriwijaya yang sudah berumur ratusan tahun itu sekarang mejadi mata pencaharian tambahan. Malah dalam tiap hari mereka bisa mengantongi uang sampai jutaan rupiah.

Baca Juga: cincin kawin

Perburuan harta karun telah terjadi semenjak sebagian bulan lalu. Mulai dari mahkota, kendi, emas sampai uang belanda ikut serta ditemukan di sungai Sekanak yang adalah buah hati sungai Musi ini.

Salah seorang warga, Luci (30) mengaku masyarakat mulai berburu harta karun di sungai Sekanak yang sudah direvitalisasi ini semenjak Juli lalu. Warga mulanya cuma iseng-iseng dan mendapatkan emas sampai cicin permata.

“Mulanya cuma iseng-iseng main di sini, tiba-tiba bisa emas di tanah kerukan alat berat. Besoknya ramai yang berburu dan dapatnya juga banyak, seperti kendi, keris, emas dan uang tahun 1846-1982,” kata Luci dikala berbincang di tepi sungai Sekanak, Rabu (12/9/2018).

Tak cuma itu, Luci menyebut ada pula pemburu harta karun yang menemukan koin berlogo mahkota di masa Kerajaan Sriwijaya. Koin dihargai mahal oleh para kolektor barang antik.

“Lumayan mahal ya, hingga jutaan jika untuk yang koin Sriwijaya. Tapi banyak juga bisa emas dan dapat beli motor dua,” imbuh Luci sembari menampakkan emas lebur 0,5 gram yang ia dapatkan hari ini.

“Untuk emas umumnya untung-untungan, kadang bisa kadang enggak. Namun pasti bisa benda-benda antik dan punya poin jual tinggi. Serendah-rendahnya ya bisa rongsokkan yang dapat di jual,” kata Luci.

Untuk hari ini, Luci cuma berburu harta karun bersama kedua rekannya. Tapi petang hari bisa dipastikan akan banyak masyarakat yang datang.

 

Sumber: https://www.passionjewelry.co.id